Kamis, 29 Desember 2011

Long Distance Is Pacaran Via Hp “Berangkat ya….”

Long Distance Is Pacaran Via Hp

“Berangkat ya….”

Setelah berjuang siang malam, hujan badai, panas dingin… lebai rasanya si ariski keterima di salah satu perusahaan besar di Jakarta. Buset… ! pikirku long distance nih. Ahh kan sudah kubilang di Jogja saja, kenapa sih kamu ngeyel…. Aku pun menclak-menclak.

Sayang, coba kamu liat Andri ma Dyah. Andri juga kerja di Jakarta, lihat hubungan mereka baik-baik saja. Lihat hani juga gak apa-apa…” dia menenangkanku.

Emang aku Dyah. Aku kan beda dengan Dyah. Namaku aja Rizka, R I Z K dan A bukan D Y AH. Dumelan hatiku padanya. Aku masih tidak terima tapi aku pun tidak tega terhadap senyumnya. Aduh yang yang kmu kok ya punya senyuman yang manis begitu. Akhirnya luluh juga diriku dan mengangguk ragu.

Aku sadar sebagai cowok, calo suami, calon kepala keluarga harus bisa menghidupi keluarga. Dan dengan pekerjaannya sekarang kayaknya bakal sulit. Tahu juga kok kalo cari kerja Jogja sulit, tapi Jakarta !!! Oh My God…

Segalanya serba ndadak. Berangkat ndadak, dapet undangan ke Jakarta juga ndadak. Baru tahu aku sekarang klo ternyata dia sebagai cadangan. Sayangku emang super beruntung. Kira-kira sehari sebelum berangkat dia datang kerumahku.

“Aku besok berangkat pagi-pagi…”

“Ini, flasdiskmu jangan sampai lupa…” kuberikan flasdisk bulukannya yang ku pinjem untuk berbulan-bulan. Aduh kenapa jadi mengharu biru gini….

Ariski kemudian pulang dan aku tetap saja tak mau melepaskan pandanganku pada kepergiannya….

“Sayang, aku akan merindukanmu”.

-----***----

Tidak ada komentar:

Posting Komentar